Thursday, April 21, 2016

Aku Bukan Harapan


"Jangan pernah menaruh harap padaku..", ku selipkan kata-kata itu di awal kita bersua. Aku bukan orang yang pantas untuk kau titipkan asa. Tak bisa dipungkiri bahwa mungkin kini kepingan hatiku jadi milikmu. Namun, kepingan itu hanyalah satu diantara puluhan yang diakibatkan oleh kehancuran di masa lalu. Apa yang akan kau lakukan jika kau tau bahwa aku juga memberikan kepingan lain kepada selain kau?

Semesta seringkali memperingatkan kita untuk tak berharap pada apapun, bahkan pada sesuatu yang terlihat seakan pasti. Namun, jika kau pikir harapanmu akan berakhir manis, teruskanlah. Jika kau pikir kau punya jalan lain untuk meluluhkanku, lakukanlah. Aku akan mendukung usahamu untuk mengingatkanku bagaimana manisnya terjatuh. Bagaimana bahagianya kembali pulang. Bagaimana menarik diri dari nikmatnya kesendirian yang kini menjadi candu bagiku. 
Tapi sebaiknya jangan pernah berharap padaku. Kau mungkin akan menahan perihnya kecewa di akhir perjuanganmu. Lalu kekecewaanmu kau sebarkan melalui dusta bahwa aku tak baik.. bahwa aku terlalu berbahaya.. bahwa aku hanya penebar jaring tanpa intensi apapun. Lalu aku harus menanggung beban atas semua itu.

Sayang... bukankah sedari dulu sudah ku peringatkan untuk tidak menaruh harap padaku?




© Nuary Maharani 2016
Regards☺,
Nuary M.  

              


2 comments:

  1. Ini semacem orang lain ngerasa di PHP-in kamu to Ran? hhm

    ReplyDelete
    Replies
    1. ntar komen lagi tik ini tempat aku lagi susah sinyal jadi nggak bisa baca komennya

      Delete